Namun, Aan mengatakan semua temuan lapangan ini akan didalami dengan melakukan audit inspeksi terhadap perusahaan. Dia mengatakan Kementerian Perhubungan akan terlebih dahulu melakukan penelusuran sebelum memberikan sanksi.
Sebelum terjadinya kecelakaan, bus ALS melintas di Terminal Tipe A Batay (Lahat) dengan tujuan Medan dengan manifest 10 penumpang. Selanjutnya, bus tercatat meninggalkan Terminal Lubuklinggau pada 10.00 WIB dengan total manifest 18 orang yang terdiri dari 14 penumpang dan empat petugas.
Kejadian ini mengakibatkan adanya korban jiwa sebanyak 16 orang yang terdiri dari 11 penumpang bus, 3 petugas bus, dan dua petugas truk tangki. Korban luka-luka sebanyak empat orang yang terdiri dari tiga penumpang bus dan satu petugas bus.
"Adapun terkait dengan penyebab kecelakaan, Ditjen Hubdat menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan penyelidikan pihak Polri,” ujarnya.
(ain)





























