Logo Bloomberg Technoz

Air hujan yang turun ke permukaan bumi akan mengalir melalui tanah, sungai, dan bebatuan. Dalam perjalanan tersebut, air melarutkan berbagai mineral termasuk garam alami yang terdapat pada batuan.

Mineral yang terbawa kemudian mengalir melalui sungai hingga akhirnya bermuara ke laut. Karena seluruh aliran sungai berakhir di laut, kandungan garam pun perlahan terkumpul di sana.

Sementara itu, air laut terus mengalami penguapan akibat panas matahari. Ketika air menguap, garam tidak ikut terangkat ke udara sehingga tetap tertinggal di laut.

Proses inilah yang membuat kadar garam di laut terus meningkat dari waktu ke waktu.

Selain itu, laut memiliki usia yang sangat tua dan diperkirakan sudah ada sejak miliaran tahun lalu. Selama waktu tersebut, laut terus menerima tambahan mineral garam dari berbagai aliran air di bumi.

Siklus yang berlangsung tanpa henti inilah yang menyebabkan air laut memiliki rasa asin lebih kuat dibandingkan air di tempat lain.

Kenapa Air Sungai Tidak Asin?

Sebuah tongkang berlayar di sepanjang Sungai Rhine antara Oberwesel dan Loreley, Jerman, Kamis (6/7/2023). (Alex Kraus/Bloomberg)

Banyak orang juga bertanya mengapa air sungai tidak terasa asin meskipun mengandung mineral garam. Jawabannya terletak pada proses aliran air itu sendiri.

Air sungai sebenarnya tetap mengandung garam alami, tetapi jumlahnya sangat kecil. Kandungan tersebut terus terbawa menuju laut sehingga tidak sempat menumpuk di sungai.

Berbeda dengan laut yang menjadi tempat akhir berkumpulnya mineral, sungai justru berfungsi sebagai jalur pengaliran garam menuju laut.

Selain itu, air sungai terus mengalami pembaruan melalui siklus hujan. Air hujan yang turun ke bumi akan kembali mengisi sungai dan terus mengalir menuju laut.

Karena airnya terus bergerak dan berganti, kadar garam di sungai tetap rendah sehingga tidak terasa asin saat diminum atau digunakan.

Para ilmuwan memperkirakan kadar garam air laut sekitar 220 kali lebih tinggi dibandingkan air sungai. Perbedaan besar inilah yang membuat rasa air laut jauh lebih asin.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana siklus alam bekerja secara terus menerus selama jutaan hingga miliaran tahun. Dari proses hujan, aliran sungai, hingga penguapan laut, semuanya saling terhubung dalam membentuk keseimbangan alam di bumi.

(seo)

No more pages

Artikel Terkait