Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Dibuka Menguat, Tertolong Penurunan Harga Minyak

Tim Riset Bloomberg Technoz
06 May 2026 09:16

Uang dolar AS dan rupiah ditunjukkan oleh pegawai bank
Uang dolar AS dan rupiah ditunjukkan oleh pegawai bank

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan pagi ini menguat, di tengah melandainya indeks dolar AS dan harga minyak mentah global. 

Rupiah pagi ini menguat 0,23% ke posisi Rp17.385/US$, tertopang pergerakan mata uang kawasan yang kompak menguat, menyusul indeks dolar yang terdepresiasi 0,17% ke posisi 98,28. Tak lama berselang, rupiah melanjutkan penguatannya 0,26% ke posisi Rp17.380/US$ pada 09:03 WIB. 

Begitu juga dengan minyak mentah yang sedikit mereda di bawah US$110 per barel, karena AS kemarin menyatakan operasi ofensif terhadap Iran telah berakhir dan beralih fokus ke perlindungan pelayaran di Selat Hormuz, yang sebagian besar masih tertutup. 


Pergerakan mata uang Asia mayoritas berada di zona hijau dengan won Korea Selatan memimpin penguatan, disusul baht Thailand, dolar Taiwan, peso Filipina, ringgit Malaysia, dolar Singapura, yen Jepang, yuan China dan offshore, serta dolar Hong Kong. 

Pergerakan mata uang kawasan tertopang harga minyak yang landai. (Bloomberg)

Dari pasar obligasi, aksi jual masih terjadi khususnya pada tenor menengah dan panjang dengan kenaikan imbal hasil 0,9 bps hingga 5,6 bps dengan rentang imbal hasil 6,78% hingga 6,85%. Pada tenor acuan 10 tahun, imbal hasil juga terkerek tipis 0,5% di level 6,82%.