Logo Bloomberg Technoz

BMKG Alarm Gelombang 4 Meter, Pelayaran Diminta Waspada

Dinda Decembria
05 May 2026 10:40

Gelombang meluap di atas promenade selama Topan Super Ragasa di Hong Kong pada 24 September. (Lam Yik/Bloomberg)
Gelombang meluap di atas promenade selama Topan Super Ragasa di Hong Kong pada 24 September. (Lam Yik/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada periode 5–8 Mei 2026. 

Masyarakat, khususnya pelaku aktivitas laut, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca tersebut.

Gelombang tinggi dengan kisaran 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Lampung serta perairan selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Wilayah-wilayah ini menjadi perhatian khusus karena berisiko lebih besar terhadap aktivitas pelayaran.


BMKG mengingatkan bahwa kondisi gelombang tinggi tersebut dapat membahayakan keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal-kapal dengan ukuran tertentu.

“Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (5/5).