Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Dibuka Merah, Catat Rekor Terlemah di Rp17.420/US$

Tim Riset Bloomberg Technoz
05 May 2026 09:17

Ilustrasi Rupiah terhadap Dolar AS (Diolah)
Ilustrasi Rupiah terhadap Dolar AS (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menginjak kuartal II-2026, pergerakan rupiah tak kunjung jinak. Rupiah masih melemah tertekan sejumlah sentimen, meski kemarin sempat menguat tetapi rupanya tak bertahan lama. 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini, Selasa (5/5/2026), terus terhimpit dan melemah 0,23% ke posisi Rp17.420/US$ pada sesi pembukaan. Ini menjadi rekor terlemah sepanjang sejarah Indonesia merdeka.

Lalu, tak lama berselang angkanya sedikit berubah, dan menyisakan pelemahan 0,16% di posisi Rp17.407/US$ pada 09:10 WIB. 


Indeks dolar AS masih melanjutkan tren penguatan dan naik 0,15% ke 98,52, begitu juga dengan harga minyak mentah yang masih bertahan di atas US$110 per barel. 

Dari kawasan, pergerakan mata uang berbalik arah. Mayoritas mata uang berada di zona merah dengan baht Thailand memimpin pelemahan kawasan, disusul peso Filipina, ringgit Malaysia, yuan offshore dan dolar Taiwan serta Hong Kong. 

Mata uang kawasan pada pembukaan pasar Selasa, 5 Mei 2026, (Bloomberg)