Rupiah Ditutup Melemah, Dekati Rp17.400/US$
Tim Riset Bloomberg Technoz
04 May 2026 15:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menutup hari ini, Senin (4/5/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah, setelah sejumlah data ekonomi dirilis.
Rupiah melemah 0,16% ke posisi Rp17.380/US$ dan menjadi yang terlemah di kawasan, menyusul data neraca dagang yang secara angka tercatat masih surplus tetapi mengindikasikan adanya perlambatan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengabarkan bahwa neraca dagang masih tercatat surplus sebesar US$3,32 miliar. Lebih rendah dibanding surplus bulan sebelumnya yaitu US$4,33 miliar.
Perlambatan ini terjadi lantaran adanya defisit komoditas migas sebesar US$1,89 miliar dengan komoditas penyumbang defisit adalah minyak mentah hasil minyak dan gas.
BPS juga mencatat bahwa neraca perdagangan barang kumulatif periode Januari-Maret 2026 tercatat mengalami surplus US$5,55 miliar. Surplus ini ditopang oleh komoditas non-migas yang mencapai US$10,63 miliar, sementara komoditas migas tercatat defisit US$5,08 miliar.





























