Logo Bloomberg Technoz

Tertekan Risiko Eksternal, Rupiah Terpukul Hari Ini

Tim Riset Bloomberg Technoz
05 May 2026 15:39

Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Pekerja menghitung uang rupiah di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (19/1/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah menutup perdagangan hari ini, Selasa (5/5/2026), dengan pelemahan 0,26% ke posisi Rp17.425/US$. Ini merupakan rekor terlemah sepanjang sejarah untuk posisi penutupan (closing).

Pelemahan sore ini menandai pergerakan rupiah yang sepertinya belum bisa keluar dari fase rapuh. Di tengah pergerakan mata uang Asia yang juga tertekan, rupiah menempati posisi ketiga terlemah di kawasan.

Hanya dolar Taiwan, dolar Singapura, peso Filipina dan yen Jepang yang tercatat menguat itu pun tipis saja. 

Pergerakan rupiah dalam tiga hari terakhir (Bloomberg)

Pelemahan rupiah belakangan ini terjadi lantaran kombinasi tekanan dari sisi eksternal yang memburuk, serta fondasi domestik yang belum cukup kuat untuk menahan guncangan tersebut. 

Rupiah dan mata uang Asia pada Selasa 5/5/2026 (Bloomberg)

Tekanan Domestik