Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Mau Ubah Sistem Bagi Hasil Pertambangan, Meniru Hulu Migas

Azura Yumna Ramadani Purnama
05 May 2026 15:35

Alat berat di areal pertambangan Vale./dok. Bloomberg
Alat berat di areal pertambangan Vale./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku sedang mengkaji mengubah sistem bagi hasil pertambangan, menjadi seperti sistem bagi hasil di industri hulu minyak dan gas (migas).

Hal tersebut diungkapkan Bahlil usai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada hari ini, Selasa (5/5/2026).

Bahlil menyatakan pemerintah sedang berencana melakukan penataan kembali pada sektor pertambangan, sehingga hasil pertambangan di Indonesia dapat lebih besar dinikmati oleh negara, alih-alih oleh pihak lainnya.


“Khususnya pertambangan-pertambangan—baik yang lama maupun yang baru — itu nanti akan kita mencoba untuk mengoptimalkan pendapatan negaranya secara maksimal dan ini kita akan memakai contoh seperti pembagian hasil daripada pengelolaan migas kita,” kata Bahlil kepada awak media.

Di industri migas dikenal dua mekanisme utama sistem bagi hasil, yakni cost recovery dan gross split.