Logo Bloomberg Technoz

BoJ Tahan Suku Bunga, Sinyal Kenaikan pada Juni Dongkrak Yen

News
28 April 2026 11:50

Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. (Bloomberg)
Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda. (Bloomberg)

Toru Fujioka - Bloomberg News

Bloomberg, Bank of Japan (BOJ) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan dalam pertemuan kebijakan yang berakhir pada Selasa (28/4). Meski demikian, perpecahan suara di jajaran dewan gubernur memberi sinyal kuat akan adanya kenaikan pada Juni mendatang, yang langsung mendorong penguatan nilai tukar yen.

Berdasarkan pernyataan resminya, BOJ menjaga suku bunga kebijakan di level 0,75%. Keputusan ini sejalan dengan prediksi sekitar 80% dari 51 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.


Namun, hasil pemungutan suara menunjukkan angka 6:3, perbedaan terbesar selama masa kepemimpinan Gubernur Kazuo Ueda. Hal ini mengindikasikan tekanan yang kian besar untuk menormalisasi kebijakan moneter Jepang. Yen segera menguat sesaat setelah pengumuman, diperdagangkan di posisi 159,03 per dolar AS—menjauh dari level kritis yang sempat memicu intervensi pemerintah dua tahun lalu.

Dewan BOJ juga menaikkan proyeksi inflasi inti menjadi 2,8% untuk tahun fiskal ini dalam laporan prospek kuartalan, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Sementara itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi direvisi turun menjadi 0,5% dari sebelumnya 1%.