Logo Bloomberg Technoz

Misi Tim Cook Jaga Hubungan AS-China Demi Kelancaran Rantai Pasok

Redaksi
22 April 2026 11:18

Tim Cook, CEO Apple bersama Donald Trump. (Bloomberg)
Tim Cook, CEO Apple bersama Donald Trump. (Bloomberg)

Bloomberg, Tim Cook boleh jadi bukan sosok di industri teknologi yang visioner dalam melahirkan produk perangkat, namun di tangannya Apple Inc. mencatat pertumbuhan valuasi hingga tembus lebih dari US$4 triliun, sekaligus sempat menyalip Alphabet Inc. pada Februari tahun ini.

Fokus utama Tim Cook memang bukan melahirkan teknologi inovatif, tapi mematangkan ekosistem rantai pasok Apple hingga perangkat andalan perusahaan, iPhone, tetap mampu bersaing di segmen smartphone flagship.

Kini jabatan CEO telah Tim Cook tinggalkan, namun peran sentralnya selama ini dalam menjaga diplomasi dengan pemerintah federal Amerika Serikat (AS), juga membina hubungan dengan China dan India dalam rangka pengembangan rantai manufaktur, justru akan semakin intens.

Merawat relasi dengan China demi menjaga efisiensi bisnis

CEO Apple, Tim Cook di Shanghai. (Sumber: Bloomberg)

Apple di era kepemimpinan Tim Cook punya tujuan pragmatis, menjadi perusahaan paling efisien dan keberadaan pabriknya di China adalah kunci perusahaan di masa depan.

China bukan hanya jadi pusat pabrik manufaktur Apple dengan lebih dari ribuan mitra, tapi juga pasar internasional terpenting perusahaan. Sekitar 20% raihan pendapatan produk Apple, termasuk iPhone, disumbang dari The Greater China, mencakup Taiwan dan Hong Kong, dalam catatan Bloomberg.