Logo Bloomberg Technoz

Bahkan sejak awal April rupiah masih tetap terdepresiasi 0,87% dan menjadi yang terlemah di kawasan, kala mayoritas mata uang lainnya berhasil rebound

Kinerja mata uang Asia sepanjang April 2026, pada Rabu (22/4/2026). (Bloomberg)

Lemahnya, performa rupiah ini diakibatkan oleh tekanan ganda. Dari sisi fiskal yang disebabkan oleh rencana belanja yang ekspansif membuat lembaga pemeringkat menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia. 

Kemudian, pecahnya perang Timur Tengah menambah tekanan eksternal bagi Indonesia dengan lonjakan harga minyak yang berpotensi memperlebar defisit. 

Hari ini, Bank Indonesia (BI) menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) untuk memutuskan tingkat suku bunga acuan. Pelaku pasar memperkirakan BI akan menahan suku bunga di level 4,75% karena volatilitas rupiah masih tinggi. 

Di tengah kondisi tersebut, lantas ke mana arah rupiah hari ini?

Analisa Teknikal

Analisis Teknikal Rupiah Rabu 22 April 2026 (Sumber: Bloomberg)

Secara teknikal nilai rupiah berpotensi terus melanjutkan tren penguatan hari ini. Adapun rupiah berpotensi menembus resistance terdekat pada level Rp17.120/US$, dengan resistance potensial selanjutnya menuju Rp17.100/US$ usai break trendline sebelumnya.

Teknikal rupiah juga memperlihatkan level Rp17.000/US$ sebagai level paling optimistis penguatan rupiah hari ini di time frame daily, dalam tren jangka pendek (Short-term).

Sebaliknya nilai rupiah memiliki level support terdekat pada level Rp17.200/US$. Apabila level ini berhasil tembus, maka mengonfirmasi support selanjutnya pada level Rp17.400/US$ juga sebagai support psikologis.

--- dengan asistensi M. Julian Fadli

(dsp)

No more pages