Logo Bloomberg Technoz

Strategi Bos Mandiri (BMRI) Hadapi Risiko Geopolitik Timur Tengah

Muhammad Fikri
21 April 2026 17:00

dok. Bank Mandiri
dok. Bank Mandiri

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi risiko eksternal imbas ekskalasi konflik di Timur Tengah.

Direktur Utama BMRI Riduan mengatakan perseroannya tengah mengantisipasi dampak disrupsi rantai pasok global, kenaikan harga komoditas dan volatilitas di pasar keuangan akibat konflik berkepanjangan tersebut.

“Dinamika ini perlu kami waspadai karena bisa berdampak pada kualitas kredit, terutama pada sektor yang terpapar fluktuasi harga global,” kata Riduan dalam konferensi pers Paparan Kinerja Kuartal I 2026 Bank Mandiri, Selasa (21/4/2026).


Selain itu, kata Riduan, arah suku bunga ke depan masih bergantung pada perkembangan inflasi, stabilitas nilai tukar, serta dinamika global.

Dari dalam negeri, tekanan harga energi dan daya beli masyarakat juga menjadi perhatian karena berpotensi berdampak pada risiko kredit, khususnya di sektor-sektor yang sensitif terhadap perlambatan ekonomi.