Di sisi lain, penghimpunan dana pihak ketiga atau DPK BMRI tumbuh 21,1% secara tahunan ke level Rp1.675 triliun, sementara industri bank tumbuh di level 13,2%.
“Hal ini turut menunjukkan bahwa Bank Mandiri mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan baik, sehingga dapat menghasilkan pengelolaan likuiditas yang stabil dan berkelanjutan,” kata Riduan.
Dari sisi kinerja keuangan, BMRI membukukan kinerja keuangan positif sepanjang kuartal I-2026.
Sepanjang periode tersebut, BMRI membukukan laba bersih Rp15,4 triliun, naik 16,6% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp13,19 triliun.
Kenaikan tersebut diimbangi dengan rasio NPL yang rendah, hanya sebesar 0,98%. Sedang rasio NPL industri ada di 2,17%.
(naw)
No more pages





























