Logo Bloomberg Technoz

AS Beri Reaksi Keras Usai Peru Tunda Kontrak F-16 Senilai Rp34 T

News
19 April 2026 18:00

Pesawat tempur F-16 milik Angkatan Udara Portugal di Amari, Estonia. (Peter Kollanyi/Bloomberg)
Pesawat tempur F-16 milik Angkatan Udara Portugal di Amari, Estonia. (Peter Kollanyi/Bloomberg)

Marcelo Rochabrun dan Carla Samon Ros - Bloomberg News

Bloomberg, Pemerintah Amerika Serikat melontarkan kritik terselubung terhadap Peru usai Negara Andean tersebut membatalkan upacara penandatanganan kontrak senilai US$2 miliar atau setara Rp34,28 triliun untuk pembelian sejumlah jet tempur F-16 buatan Lockheed Martin Corp.

Duta Besar AS untuk Peru, Bernie Navarro, mengatakan dalam sebuah posting di X bahwa ia akan menggunakan “setiap alat yang tersedia” terhadap mereka yang “berurusan dengan AS dengan niat buruk dan merusak kepentingan AS.” Hal ini diungkap usai upacara penandatanganan yang semula dijadwalkan pada Jumat lalu, ditunda.  


Presiden Sementara Peru, Jose Maria Balcazar mengatakan, keputusan penundaan kontrak jet tempur tersebut untuk menyerahkannya pada presiden definitif yang akan dilantik Juli mendatang.

Pada saat ini, Peru sedang menjalani pemilihan umum dengan putaran kedua antara kandidat konservatif Keiko Fujimori dan lawan yang belum ditentukan. Pemilu ini dijadwalkan akan berlangsung pada Juni mendatang. Pihak berwenang masih menghitung suara setelah pemungutan suara yang ricuh pada Minggu.