Logo Bloomberg Technoz

Neraca Dagang April 2026: AS Penyumbang Surplus Terbesar RI

Mis Fransiska Dewi
02 June 2026 16:10

Kondisi neraca dagang Indonesia pada Februari 2026 (Bloomberg Technoz/Asfahan)
Kondisi neraca dagang Indonesia pada Februari 2026 (Bloomberg Technoz/Asfahan)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$ 0,09 miliar pada April 2026. Adapun nilai ekspor mencapai US$ 25,3 miliar dan impor mencapai US$ 25,21 miliar pada April 2026.

Amerika Serikat (AS) merupakan negara penyumbang surplus terbesar untuk perdagangan migas dan nonmigas. 

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini memerinci secara keseluruhan baik migas maupun nonmigas negara penyumbang surplus terbesar yaitu AS senilai US$5,76 miliar, India sebesar US$4,41 miliar, dan Filipina sebesar US$2,93 miliar. 


Dia menyebut khusus untuk neraca perdagangan nonmigas tiga negara  penyumbang surplus terbesar yaitu AS sebesar US$6,81 miliar, India sebesar US$4,44 miliar, dan  Filipina sebesar US$2,77 miliar.

Lalu secara kumulatif negara penyumbang defisit neraca perdagangan total yaitu migas dan nonmigas adalah China sebesar US$7,59 miliar, Australia sebesar US$3,29 miliar, dan Singapura sebesar US$2,82 miliar.