Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Net Sell Rp1 T Jadi Sebab IHSG Tergelincir

Muhammad Julian Fadli
16 April 2026 08:00

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Rabu 15 April 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah usai melemah 52,37 poin (0,68%) di posisi 7.623,58.

Jadi sebab tren pelemahan IHSG, investor asing gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp1,23 triliun pada perdagangan pasar reguler. Sama halnya, pada seluruh pasar investor asing net sell Rp1,16 triliun.

Adapun investor asing net sell terbesar pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp706,57 miliar. Akibat desakan jual, saham BBRI melemah 1,73% di posisi Rp3.400/saham.


Berikut 10 saham dengan angka net sell paling masif oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin, Rabu (15/4/2026):

  1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp706,57 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp263,82 miliar
  3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp193,56 miliar
  4. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp121,05 miliar
  5. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp56,3 miliar
  6. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Rp48,73 miliar
  7. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp46,1 miliar
  8. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp43,83 miliar
  9. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp43,83 miliar
  10. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp43,39 miliar

Pada saat bersamaan, investor asing net buy terbesar pada saham PT Astra International Tbk (ASII) mencapai Rp172,06 miliar. Derasnya pembelian mendorong saham ASII menguat 2,44% hingga melesat di posisi Rp6.300/saham.