S&P Sebut RI Paling Rentan di ASEAN, Tapi Asing Masih Borong SUN
Redaksi
15 April 2026 18:49

Bloomberg Technoz, Jakarta - Dalam kondisi penuh ketidakpastian geopolitik, investor asing belum sepenuhnya meninggalkan pasar domestik.
Pada Senin (13/4/2026), arus modal asing masih tercatat masuk di pasar obligasi dengan nilai US$136,6 juta secara mingguan dan US$399,3 juta secara bulanan.
Begitu juga lelang surat utang negara (SUN) yang digelar kemarin masih mencatatkan animo investor dengan kenaikan incoming bids 34% menjadi Rp78,44 triliun dari lelang sebelumnya (31 Maret) yang sebesar Rp58,22 triliun.
Meski kondisi belum cukup kondusif, pasar SUN domestik agaknya masih cukup atraktif dengan imbal hasil (yield) yang cenderung kompetitif.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, pasar sebenarnya belum nyaman secara menyeluruh, "tetapi mereka mau masuk besar pada seri yang paling likuid, paling mudah diperdagangkan, dan paling aman dari sisi durasi," kata Josua.





























