Logo Bloomberg Technoz

Pertama dalam 30 Tahun, Israel-Lebanon Berdialog Demi Perdamaian

News
15 April 2026 07:15

Bendera Lebanon. (Fotografer: Wael Ladki/Bloomberg News)
Bendera Lebanon. (Fotografer: Wael Ladki/Bloomberg News)

Courtney McBride, Dana Khraiche dan Dan Williams - Bloomberg News

Bloomberg, Israel dan Lebanon menggelar pembicaraan tingkat tinggi pertama mereka dalam lebih dari 30 tahun. Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat (AS) menyebut pertemuan ini sebagai "kemenangan bagi akal sehat," meski para pejabat tetap meragukan peluang berakhirnya perang melawan kelompok Hizbullah dalam waktu dekat.

Duta besar kedua negara bertemu di Washington di bawah mediasi AS untuk membahas langkah-langkah menuju perundingan langsung. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, dalam pernyataannya pada Selasa (14/4) menyebut pertemuan tersebut sebagai "diskusi yang produktif," meskipun belum ada tanggal pasti untuk putaran berikutnya.


AS menyambut baik fakta bahwa kedua pemerintah akhirnya bertemu tatap muka untuk pertama kalinya sejak tahun 1993. Namun, harapan agar Israel meredakan kampanye militernya masih tipis, mengingat Hizbullah tidak terlibat dalam perundingan ini.

Dalam pernyataan resminya, Duta Besar Lebanon Nada Hamadeh Moawad menyebut pembicaraan tersebut konstruktif. Ia mendesak adanya gencatan senjata segera, pemulangan warga sipil yang mengungsi, serta langkah nyata untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang melanda negaranya.

Serangan Israel ke Lebanon. (Sumber: Bloomberg)