Potensi Kenaikan IHSG Terhalangi Gagalnya Gencatan Senjata
Pramesti Regita Cindy
13 April 2026 08:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sepekan ke depan diperkirakan akan akan bergerak dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan volatil, setelah sebelumnya mengalami penguatan yang lebih bersifat technical rebound atau relief rally.
Analis pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana menyebut dengan posisi penutupan di level 7.458 pada pekan lalu, IHSG masih memiliki peluang melanjutkan penguatan terbatas. Namun, ruang kenaikan dinilai relatif sempit.
"Secara teknikal, IHSG berpotensi menguji area resistance di kisaran 7.500 hingga 7.550, sementara di sisi bawah terdapat potensi menguji kembali area gap di level 7.308–7.346 yang menjadi area support penting dalam jangka pendek," kata Hendra dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Bloomberg Technoz, Senin (13/4/2026).
Sementara dalam skenario bearish, IHSG Hendra bilang berpotensi terkoreksi menuju area 7.300 bahkan hingga 7.200 apabila tekanan jual meningkat.
Sebaliknya, dalam skenario bullish, indeks berpeluang menguat menuju kisaran 7.550 hingga 7.600, meski penguatannya diperkirakan masih terbatas dan belum cukup kuat membentuk tren naik jangka panjang.































