Akankah Aturan DHE Hasil Revisi Bakal Ganggu Minat Investor?
Merinda Faradianti
12 April 2026 08:55

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indonesian Business Council (IBC) melontarkan kritik terhadap rencana pemerintah merevisi aturan Devisa Hasil Ekspor (DHE), yang dinilai berpotensi mengganggu kepercayaan pelaku usaha dan investor di tengah tekanan global yang kian meningkat.
Dalam keterangan tertulisnya, Chief Economist IBC, Denni Purbasari mengatakan, kebijakan DHE muncul pada situasi yang kurang tepat, yakni ketika stabilitas ekonomi justru sedang diuji oleh gejolak eksternal.
“Di tengah ketidakpastian global dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah, kebijakan yang berpotensi membatasi fleksibilitas pelaku usaha justru bisa memperburuk sentimen pasar dan menekan kepercayaan investor,” ucap Denni seperti dikutip Minggu (12/4/2026).
Ia kemudian menyoroti rencana pemerintah yang mewajibkan penempatan dana DHE di rekening khusus bank milik negara (Himbara), serta membatasi konversi devisa ke rupiah maksimal 50%.
Menurutnya, langkah ini berisiko dipersepsikan sebagai bentuk pengetatan kontrol terhadap arus modal. IBC mengingatkan, bahwa Indonesia sebagai ekonomi terbuka tidak memiliki ruang untuk secara bersamaan menjaga stabilitas nilai tukar, arus modal bebas, dan independensi kebijakan moneter.





























