Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Soal Aturan DHE Ekspor Molor: Banyak Lobi Sampai Istana

Redaksi
22 May 2026 16:50

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui aturan pemerintah terkait dengan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang seharusnya ditandatangani pada 1 Januari 2026 menjadi tertunda hingga 1 Juni 2026 karena banyaknya pebisnis yang melakukan lobi hingga Istana.

"Saya duga banyak pelaku bisnis yang melobi sampai ke Istana. Jadi bukan Presiden ya, sekeliling-sekelilingnya ada yang memperlambat,” kata Purbaya dalam sebuah acara festival finansial di Jogjakarta secara daring, Jumat (22/5/2026).

Purbaya mengatakan bahwa aturan ini sudah beberapa kali mundur dan menilai bahwa keputusan mengenai DHE Sumber Daya Alam (SDA) ini merupakan keputusan yang berani dan baik buat Indonesia.


Menurut Purbaya, kebijakan sebelumnya dinilai belum efektif karena dana devisa hasil ekspor hanya ditempatkan sementara di dalam negeri sebelum kembali mengalir ke luar negeri.

Ia menjelaskan eksportir sebelumnya diperbolehkan menempatkan DHE di berbagai bank di Indonesia sepanjang dikonversi ke rupiah. Namun, pemerintah menilai mekanisme tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan cadangan devisa nasional.