Logo Bloomberg Technoz

AS Luncurkan Serangan Baru ke Iran, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

News
28 May 2026 08:30

Tanker minyak di AS./dok. Bloomberg
Tanker minyak di AS./dok. Bloomberg

Nicholas Lua dan Will Kubzansky - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak mentah dunia kembali merangkak naik pada perdagangan Kamis (28/5) pagi, membalikkan tren setelah sempat anjlok lebih dari 5% pada hari Rabu kemarin. Lonjakan harga ini dipicu oleh buntunya kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, serta adanya laporan serangan militer terbaru di wilayah Iran.

Minyak mentah jenis Brent meroket hingga di atas US$96 per barel, sementara jenis West Texas Intermediate (WTI) bergerak mendekati level US$90 per barel. Sentimen pasar memanas setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan dirinya "belum puas" dengan jalannya negosiasi. Di saat yang sama, Gedung Putih membantah keras laporan sepihak Iran mengenai draf perjanjian yang menyebut Teheran dan Oman akan mengawasi jalur pelayaran vital tersebut.


Ketegangan kian meruncing setelah militer AS dilaporkan meluncurkan serangan udara baru ke wilayah Iran. Melalui unggahan di platform X, seorang jurnalis Reuters yang mengutip pejabat AS menyebutkan bahwa serangan tersebut menyasar sebuah situs militer yang dinilai mengancam keselamatan pasukan AS dan lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Awal pekan ini, AS juga telah menggempur beberapa titik di sekitar selat tersebut.

Meski demikian, harga minyak masih berada di jalur penurunan mingguan kedua berturut-turut karena optimisme bahwa pihak-pihak yang bertikai setidaknya dapat mencapai kesepakatan sementara, meski berbagai tantangan masih membayangi. Salah satu isu utama dalam negosiasi adalah program nuklir Iran dan keinginan Teheran untuk tetap mempertahankan kendali atas Hormuz, yang saat ini masih berada di bawah blokade ganda dari Iran dan Washington.