Logo Bloomberg Technoz

Data Impor RI Kala Amran Dicecar soal Klaim Ketahanan Pangan

Sultan Ibnu Affan
08 April 2026 09:10

Ilustrasi daging olahan (Envato)
Ilustrasi daging olahan (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komisi IV DPR mempertanyakan klaim Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman soal swasembada hingga ketahanan pangan, khususnya komoditas beras yang saat ini memiliki stok cadangan hingga 4,59 juta ton atau tertinggi sepanjang sejarah.

Anggota Komisi IV Fraksi PDIP Sadarestuwati mmenyoroti validitas data tersebut, sekaligus meminta pemerintah untuk memastikan transparansi data yang lebih akurat berdasarkan fakta di lapangan.

“Stok beras cukup 11 bulan. Akan tapi, saya ingin data ini benar-benar data yang apa adanya. Data riil yang diberikan kepada kami semuanya bahwa kondisi ini adalah kondisi yang benar adanya," kata dia dalam rapat bersama di Gedung Parlemen, Selasa (7/4/2026).


Anggota Fraksi PKS Johan Rosihan juga turut mempertanyakan narasi surplus pangan nasional yang dinilai tidak mencerminkan ketahanan yang sesungguhnya karena masih tingginya ketergantungan impor.

Dia lantas memaparkan, terdapat sejumlah komoditas strategis yang masih bergantung pada impor. Berdasarkan data internalnya, gandum, misalnya, yang masih impor 100% dari kebutuhan nasional.