ID FOOD di Konflik Timteng: Semua Pabrik Kesulitan Bahan Plastik
Sultan Ibnu Affan
07 April 2026 12:33

Bloomberg Technoz, Jakarta - BUMN Pangan PT Rajawali Nusantara Indonesia atau ID FOOD turut mengeluhkan kesulitan mendapatkan kemasan yang menjadi salah satu barang penunjang distribusi pangan komersial, sebagai imbas dari konflik Timur Tengah.
Direktur Utama Ghimoyo mengatakan, kesulitan tersebut lantaran pihak pemasok plastik kemasan untuk bahan pangan perusahaan belakangan tengah sulit mendapatkan bahan baku bijih plastik.
"Kesulitan yang sekarang terasa di pihak kami sebagai pemain pangan, yaitu kesulitan kemasan. Jadi di semua pabrik-pabrik itu sudah mulai terasa kelangkaan biji plastik," ujarnya dalam rapat bersama Komisi IV DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Dia mengatakan, hambatan tersebut menjadi sangat krusial bagi perusahaan pelat merah yang sangat membutuhkan kemasan dari produksi pangannya, seperti beras, minyak goreng, hingga pupuk yang membutuhkan kemasan.
Apalagi, kata dia, perusahaan juga belakangan aktif mendukung program pemerintah lewat gerakan pangan murah (GPM) sebagai penyuplai jika harga pangan tengah bergejolak.






























