Logo Bloomberg Technoz

"Kami menegaskan komitmen untuk terus menjaga ketersediaan komoditas strategis seperti gula, daging, dan minyak goreng sepanjang tahun, termasuk memperluas jaringan distribusi hingga ke wilayah 3 T," tutur dia.

Saat ini, ID FOOD juga telah membangun jaringan distribusi yang cukup luas dengan dukungan 94 titik cabang, lebih dari 1.400 titik pasar pantauan, serta lebih dari 27.000 mitra retailer di seluruh Indonesia.

Adapun, eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah menyeret kekacauan harga tak cuma soal minyak dunia, tapi pada rantai industri petrokimia dan plastik. 

Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) mengatakan pelaku industri dalam negeri mulai menghadapi tekanan serius dari sisi pasokan bahan baku.

Gangguan distribusi global, terutama di jalur strategis seperti Selat Hormuz. Selat tersebut menjadi jalur 70% alur pasokan distirbusi nafta global.

"Sebenarnya 10 hari sebelum Lebaran kita sudah kasih tahu, bahwa H+10 pasti nanti akan ada sesuatu yang harus kita hitung bersama. 20 hari tidak ada pengiriman, sementara tensi Iran-Israel dan Amerika masih tinggi, bahkan Selat Hormuz juga tertutup," ujar Sekjend Inaplas Fajar Budiono saat dihubungi, belum lama ini.

Fajar mengatakan, dalam rantai industri plastik, nafta memegang peran vital sebagai bahan baku utama industri petrokimia hulu. Bahan baku tersebut nantinya menghasilkan olefin; seperti etylene dan propylene yang akan menjadi resin.

Indonesia, kata dia, sangat bergantung terhadap pasokan impor nafta hingga 100% dari kebutuhan domestik. 

Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengatakan dampak mulai terasa pada kenaikan harga kemasan yang saat ini telah naik hingga 60%.

"Ini sangat berpengaruh terhadap ketersediaan kemasan plastik. Nah ini yang mengakibatkan harga melonjak dan di pasar, khususnya pasar ritel, itu untuk yang kemasan-kemasan yang siap jual itu kenaikan bisa 50-60%," ujarnya saat dihubungi, Selasa (31/3/2026) lalu.

(ain)

No more pages