Asosiasi Soal Bea Masuk LPG 0%: Bantu Stok & Produksi Plastik
Pramesti Regita Cindy
29 April 2026 15:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) angkat bicara terkait kebijakan pemerintah yang memangkas tarif bea masuk gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) untuk industri petrokimia, dari 5% menjadi 0%.
Sekretaris Jenderal Inaplas Fajar Budiono menilai kebijakan tersebut tentunya dapat memperkuat ketahanan pasokan bahan baku industri plastik di dalam negeri. Sehingga mereka menyambut baik hal tersebut.
"Untuk biaya masuk LPG sebagai bahan baku petrokimia dinolkan itu kita memang sudah usahakan dari lama dan terima kasih kepada pemerintah untuk keputusan yang diambil ini, dan ini kita akan sangat membantu untuk ketersediaan stok dalam negeri dan ketahanan stok dalam negeri sehingga LPG ini nanti kita bisa menambah inventory stok kita selain nafta," kata Fajar kepada Bloomberg Technoz, Rabu (29/4/2026).
Lebih lanjut ia menjelaskan, lewat kebijakan ini LPG dapat digunakan sebagai substitusi nafta hingga 30-40%, sehingga memberikan fleksibilitas bagi industri dalam menjaga pasokan bahan baku.
Selain itu, momentum kebijakan ini dinilai tepat karena harga LPG secara musiman cenderung lebih rendah dibandingkan nafta pada periode Juni hingga Agustus.
































