Logo Bloomberg Technoz

Alasan DPR Belum Panggil Menhan Soal Misi di Lebanon

Dovana Hasiana
06 April 2026 20:10

Gedung DPR/MPR. (Dok. mpr.go.id)
Gedung DPR/MPR. (Dok. mpr.go.id)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Utut Adianto buka suara soal alasan belum memanggil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin untuk membahas personel yang gugur pada misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Dia mengklaim, DPR tengah berupaya menetapkan jadwal rapat kerja dengan Menhan.

Menurut dia, jadwal kerja Sjafrie sudah ditetapkan untuk satu bulan ke depan. Hal ini membuat agenda panggilan DPR tak bisa serta merta langsung masuk di tengah padatnya jadwal tersebut.

"Namun kita kan juga tidak bisa memaksa, kita kan harus nunggu kesediaan beliau. Kesediaan waktu lah, kalau orangnya pasti bersedia," ujar Utut kepada awak media, Senin (06/04/2026). 
 
Menurut dia, rapat kerja dengan Safrie tak akan hanya membahas tentang evaluasi penugasan TNI pada misi perdamaian di Lebanon. Dia memastikan rapat juga akan membahas tentang pengawasan pemerintah terhadap kasus sejumlah anggota BAIS TNI yang menyerang Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus dengan air keras.


Dua isu ini sebenarnya tengah mendapat perhatian masyarakat dan dianggap perlu keputusan yang cepat. DPR sebagai mitra pemerintah dan perpanjangan suara masyarakat diharapkan dapat mengambil peran agar kedua isu tersebut cepat tuntas.

Keselamatan anggota TNI di Lebanon menjadi sorotan usai perang yang semakin intensif antara Israel dan Hizbullah turut menyerang atau berdampak pada pasukan keamanan PBB. Hingga saat ini, sudah ada 11 anggota TNI di UNIFIL yang telah menjadi korban dalam tiga serangan berbeda.