Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Sediakan Bandara Kertajati jadi Bengkel Hercules C-130

Dovana Hasiana
20 May 2026 10:40

Pesawat angkut militer C-130 Hercules Taiwan bersiap mendarat di Pangkalan Udara Hsinchu di Hsinchu, Taiwan, Kamis (23/5/2024) (Lam Yik Fei/Bloomberg)
Pesawat angkut militer C-130 Hercules Taiwan bersiap mendarat di Pangkalan Udara Hsinchu di Hsinchu, Taiwan, Kamis (23/5/2024) (Lam Yik Fei/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat untuk menjadi bengkel pemeliharaan Pesawat Lockheed C-130 Hercules, buatan Amerika Serikat. Hal ini menjadi salah satu hasil kerja sama yang dilakukan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dengan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada April 2026. 

Sjafrie berkisah, Pete mengatakan AS belum memiliki pusat pemeliharaan pesawat Hercules di wilayah Asia. Mereka pun menawarkan Indonesia untuk menjadi tempat bengkel pesawat angkut yang kini digunakan lebih dari 50 negara di dunia.

"Dia [Pete] menawarkan bagaimana kalau pemeliharaan C-130 di seluruh Asia dipusatkan di Indonesia atas biaya kami [Amerika Serikat]. Saya tidak bisa jawab langsung. Saya lapor Bapak Presiden dan dikasih kertajati. Kita sedang bekerja untuk itu," ujar Sjafrie di DPR, Selasa (19/05/2026).


Berdasarkan penelusuran, beberapa negara Asia yang menggunakan Pesawat C-130 Hercules antara lain Taiwan, Iran, Irak, Israel, Jepang, Malaysia, Pakistan, Filipina, Vietnam, Uni Emirat Arab, Thailand, Sri Langka, Korea Selatan, Singapura, dan Arab Saudi.

Sebelumnya, pertemuan Sjafrie dan Pete memang menghasilkan sejumlah kesepakatan dan kerjasama. Akan tetapi, belum terkonfirmasi apakah pembangunan pusat pemeliharaan pesawat ini merupakan balasan dari kesepakatan lain di dalamnya.