Logo Bloomberg Technoz

KRAS Cetak Laba Usai Restrukturisasi Utang, Tapi Operasi Merugi 

Muhammad Fikri
02 April 2026 19:44

Seorang pekerja menandai roller baja di area roll shop pabrik PT Krakatau Steel di Cilegon, Provinsi Banten,Kamis (21/2/2013). (Dadang Tri/Bloomberg
Seorang pekerja menandai roller baja di area roll shop pabrik PT Krakatau Steel di Cilegon, Provinsi Banten,Kamis (21/2/2013). (Dadang Tri/Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) mencatat laba bersih sebesar US$325,45 juta atau sekitar Rp5,44 triliun (asumsi kurs Rp16.720 per dolar AS) sepanjang 2025.

Laba itu berbalik dari posisi rugi KRAS pada tahun sebelumnya yang minus US$154,71 juta atau sekitar Rp2,5 triliun (asumsi kurs Rp16.157 per dolar AS).

Hanya saja, laba bersih itu sebagian besar berasal dari keuntungan buku atau accounting gain setelah restrukturisasi utang terhadap kreditur.


Emiten baja pelat merah itu mencatat pendapatan keuangan sebesar US$519,92 juta dari proses restrukturisasi tersebut, termasuk laba atas penyelesaian kewajiban dipercepat atau haircut senilai US$156,74 juta.

“Dukungan pendanaan dan kepercayaan dari Danantara menjadi pendorong utama bagi kami untuk terus berbenah,” kata Direktur Utama KRAS Akbar Djohan dikutip dari siaran pers, Kamis (2/4/2026).