Harga Logam Melonjak Usai Ancaman Baru Trump
Redaksi
02 April 2026 12:35

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga tembaga meningkat, setelah Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan menyerang infrastruktur sipil Iran jika negosiasi gagal mengakhiri perang yang telah berlangsung selama sebulan.
AS akan menyerang Iran "dengan sangat keras" selama dua hingga tiga minggu ke depan dan akan menargetkan "setiap" pembangkit listrik negara tersebut, kata Trump dalam pidato televisi pada jam tayang utama, seperti dikutip dari Bloomberg News.
Meski ia juga mengatakan operasi militer "sangat dekat" dengan penyelesaian, risiko seputar eskalasi membuat harga tembaga, aluminium, dan seng turun. Harga minyak berjangka melonjak.
Sementara itu, aluminium mencatat penutupan tertinggi dalam empat tahun pada Rabu, setelah Emirates Global Aluminium, produsen logam terbesar di Timur Tengah, mengatakan bahwa rudal dan drone Iran telah memaksa salah satu pabrik peleburannya menghentikan produksi.
Dalam pidatonya pada Rabu waktu setempat, Trump mendesak sekutu yang bergantung pada energi Timur Tengah untuk menyelesaikan masalah penutupan hampir total Selat Hormuz, jalur air strategis yang biasanya dilalui seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia sebelum perang.
































