PMI Manufaktur Melambat, Kadin Sebut RI Rentan Tekanan Eksternal
Sultan Ibnu Affan
02 April 2026 13:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memproyeksikan Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur Indonesia tetap berada di zona ekspansi untuk periode mendatang, tetapi sangat rentan terhadap tekanan eksternal.
Hal tersebut didasari oleh laporan PMI Manufaktur RI sepanjang Maret tahun ini yang mengalami penurunan cukup signifikan menjadi 50,1, atau turun 2,7 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang masih 53,8.
"Ke depan, Kami selaku WKU Kadin bidang Industri cenderung melihat PMI masih berpotensi bertahan di zona ekspansi tipis, namun sangat rentan terhadap tekanan eksternal," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri Saleh Husin dalam keterangannya, dikutip Kamis (2/4/2026).
Saleh mengatakan, dampak eskalasi geopolitik Timur Tengah sangat berpengaruh terhadap pelemahan permintaan, yang pada akhirnya mengurangi utilisasi kapasitas, utamanya ke sektor padat karya.
Potensi penurunan utilisasi tersebut, kata dia, pada akhirnya juga turut akan menekan margin industri yang turut berimbas kepada penyesuaian tenaga kerja. Capaian PMI Maret itu juga dinilainya dipicu oleh pelemahan permintaan, khususnya penurunan pesanan ekspor baru.






























