Logo Bloomberg Technoz

Lautan Merah Bursa Asia: IHSG Melemah 1,25%, KOSPI Paling Parah

Muhammad Julian Fadli
02 April 2026 12:55

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lautan Merah tercipta di Bursa Asia siang hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak terkecuali. IHSG terbenam di zona merah sepanjang perdagangan hari ini.

Pada Sesi I Kamis (2/4/2026), IHSG ditutup di posisi 7.094,52. Turun 1,25% dan terpeleset 89,91 poin dibanding penutupan perdagangan hari sebelumnya. Posisi terendah IHSG hari ini sempat menyentuh 7.079,9 sedang tertinggi di posisi 7.161,79.

IHSG Peutupan Sesi I Kamis 2 April 2026 (Bloomberg)

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, volume perdagangan tercatat melibatkan 14,49 miliar saham. Dengan nilai perdagangan Rp6,89 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebesar 1,03 juta kali. Sementara indeks LQ45 berada di level 719,628. Jatuh 0,99% dan kehilangan 7,16 poin.


Nyaris keseluruhan saham membukukan pelemahan. Paling dalam adalah saham–saham infrastruktur dengan runtuh mencapai 2,88%. Menyusul saham barang baku, dan saham perindustrian yang masing–masing melemah 2,86%, dan 2,08%.

Di sisi bersamaan dengan itu, sejumlah saham mencatat pelemahan luar biasa dan menjadi top losers. Di antaranya adalah saham PT Remala Abadi Tbk (DATA) yang amblas 14,84%, saham PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) jatuh 14,77%, dan saham PT Tunas Alfin Tbk (TALF) drop 14,56%.