Logo Bloomberg Technoz

BBM Tak Naik, Purbaya Sebut Anggaran Subsidi Bisa Bengkak Rp100 T

Mis Fransiska Dewi
01 April 2026 15:50

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto diolah dari berbagai sumber)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto diolah dari berbagai sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan beban subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan bertambah hingga Rp100 triliun, lantaran pemerintah menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. 

“[anggaran subsidi nambah] Rp90 triliun - Rp100 triliun. Itu subsidi, kompensasi lain lagi,” kata Purbaya ditemui di kantor Danantara, Rabu (1/4/2026). 

Dengan demikian, alokasi anggaran untuk subsidi dan kompensasi energi dalam APBN 2026 sejumlah RpRp381,3 triliun bisa bertambah menjadi Rp481,3 triliun. 


Total pagu anggaran subsidi energi dalam APBN 2026 mencapai Rp210,06 triliun. Dengan perincian anggaran subsidi Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) mencapai Rp25,14 triliun; subsidi LPG tabung 3 Kg mencapai Rp80,26 triliun; dan subsidi listrik sebanyak Rp104,64 triliun. 

Bagaimanapun, Purbaya menjelaskan nantinya sumber dana untuk menambal penambahan anggaran subsidi tersebut berasal dari penghematan belanja kementerian atau lembaga (K/L) yang dilakukan dengan tiga tahap. Bahkan jika mendesak, Purbaya akan menggunakan Saldo Anggaran Lebih (Sisa Anggaran Lebih).