Tips Koneksi Internet Tetap Terjaga Selama Kerja WFH
Merinda Faradianti
02 April 2026 12:05

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah resmi mengumumkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai respons atas dinamika krisis energi akibat eskalasi perang di kawasan Timur Tengah mulai hari ini atau 1 April 2026. Aturan ini menyasar para aparatur sipil negara (ASN) dengan beberapa profesi yang dikecualikan.
Beberapa sektor yang dikecualikan adalah pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan layanan publik. Beberapa diantaranya adalah pekerjaan di bidang kesehatan, keamanan, dan kebersihan. Selain itu, beberapa pekerjaan pada sektor strategis seperti industri atau produksi, energi, air, bahan pokok, makanan minuman, perdagangan, transportasi, logistik, dan keuangan.
Meski begitu, pemerintah tetap bisa melakukan pemantauan bagi ASN saat melakukan WFH. Pemantauan dilakukan secara digital yang terhubung pada Global Positioning System (GPS) di gawai masing-masing.
Pada laporan terbaru Speedtest Global Index per Februari 2026, pada dua kategori hasil pemeringkatan Ookla, Speedtest, Indonesia berada di posisi ke-73 untuk kategori Mobile. Kecepatan internet Indonesia ini hasil dari rangking 103 negara pada bulan Februari 2026. Kecepatan internet Indonesia mencapai 59,18 Mbps.
Berikut tips penting yang perlu diperhatikan agar koneksi internet tetap baik selama melakukan WFH, dilansir dari GlobalRiskCommunity pada Kamis (2/4/2026).
Pilih koneksi internet yang lebih terbukti kuat
Kecepatan internet menjadi isu krusial. Dalam menunjang pelaksanaan WFH, diperlukan koneksi kabel (Ethernet) yang kuat alih-alih Wi-Fi membantu menghindari lag dan membuat internet menjadi lebih andal. Jika harus menggunakan Wi-Fi, beralih ke pita 5GHz di router agar dapat mempercepatnya.
Menempatkan router di area terbuka, jauh dari dinding dan elektronik lainnya, membuat sinyal lebih kuat. Menjalankan tes kecepatan internet secara teratur membantu melihat apakah koneksi internet cukup baik untuk bekerja dan apakah ada yang perlu diperbaiki.
Jaga keamanan jaringan
Saat bekerja dari jarak jauh, menjaga keamanan koneksi internet sama pentingnya dengan kecepatan. Peretas dapat mencoba mengakses data jika jaringan tidak terlindungi. Mulailah dengan menetapkan kata sandi yang kuat untuk Wi-Fi daripada menggunakan kata sandi default.
Jika router memiliki keamanan WPA3, nyalakan untuk mencegah peretas. Menggunakan jaringan Wi-Fi terpisah untuk perangkat kerja, seperti jaringan khusus tamu, menambah lapisan perlindungan lain. Selain itu, mengaktifkan otentikasi multi-faktor (MFA) untuk akun penting mempersulit orang lain untuk mencuri informasi.
Gunakan VPN hibrida untuk koneksi yang aman dan cepat
Jaringan Pribadi Virtual (VPN) menjaga aktivitas online tetap aman, tetapi terkadang dapat memperlambat segalanya. VPN hibrida adalah pilihan yang lebih baik karena hanya menggunakan VPN untuk situs web dan aplikasi yang berhubungan dengan pekerjaan sambil membiarkan penjelajahan biasa melalui koneksi normal. Hal ini dapat menjaga data tetap aman tanpa membuat semuanya dimuat lebih lambat.
VPN hibrida juga membantu mencegah kemacetan internet, sehingga dapat mengakses file kerja dan alat online tanpa buffering atau penundaan. Banyak perusahaan menggunakan VPN hibrida untuk memberi karyawan akses yang aman ke sumber daya perusahaan sambil tetap menjaga internet mereka tetap cepat.
Perbaharui perangkat kerja
Bahkan dengan koneksi internet yang kuat, komputer atau smartphone dapat memperlambat segalanya jika tidak diatur dengan benar. Selalu perbarui perangkat lunak dan aplikasi untuk mendapatkan perbaikan dan peningkatan keamanan terbaru. Tutup aplikasi yang menggunakan bandwidth internet, seperti cadangan cloud otomatis atau layanan streaming, saat bekerja.
Jika router memiliki pengaturan Kualitas Layanan (QoS) dapat mengaturnya untuk memprioritaskan aplikasi terkait pekerjaan. Jika menggunakan beberapa perangkat, coba lakukan panggilan video di salah satu dengan koneksi terkuat untuk menghindari gangguan. Selain itu, mengalihkan pengaturan daya ke kinerja tinggi dapat mencegah perlambatan yang tidak terduga.
Memiliki backup plan jika ada pemadaman internet
Jika internet utama mati, menggunakan hotspot ponsel dapat membuat tetap terhubung. Memiliki penyedia internet kedua, seperti serat atau internet rumah 5G, juga dapat membantu dalam keadaan darurat. Paket baterai portabel memastikan perangkat tetap bertenaga selama pemadaman. Menyimpan file penting untuk akses offline juga dapat membantu tetap bekerja jika internet tidak tersedia untuk sementara.






























