Logo Bloomberg Technoz

Prabowo dan Presiden Korsel Bahas Nasib Proyek KFX-IFX

Dovana Hasiana
02 April 2026 10:57

Pesawat-KFX-IFX (Envato/wirestock)
Pesawat-KFX-IFX (Envato/wirestock)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto turut membahas tentang nasib proyek pengembangan pesawat tempur KF-21 Boramae atau KFX/IFX yang sempat mengalami polemik dalam beberapa tahun terakhir. 

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim, proyek pesawat generasi 4.5 tersebut akan tetap dilanjutkan. Rencananya, pemerintah juga akan mengirimkan tim teknis dan tim mesin yang baru ke Korea Selatan.

"Ini kan sudah mulai dibahas sejak waktu itu Presidennya Pak SBY [Susilo Bambang Yudhoyono], kemudian dilanjutkan Pak Jokowi [Joko Widodo] dan sekarang. Dan memang ada isu-isu teknis terkait dengan spesifikasi dan yang lain, tetapi harapannya ini akan diselesaikan dengan dikirimnya tim ke sana," kata politikus Partai Golkar tersebut dikutip, Kamis (02/04/2026).


Sebelumnya, proyek pesawat semi-stealth ini menemui sejumlah masalah, termasuk pembayaran patungan. Pada awalnya, Korea Selatan dan Indonesia sepakat membagi biaya pengembangan sebesar WON8,1 triliun tersebut dengan rincian 60% pemerintah Korsel; 20% pemerintah Indonesia; dan 20% Korea Aerospace Industry (KAI).

Dari jumlah tersebut, pemerintah sebenarnya wajib menyetor biaya sekitar Rp24,8 triliun untuk pengembangan pesawat. Termasuk rencana pembelian beberapa unit yang akan mulai diproduksi tahun ini.