updated
Inflasi Maret 2026 Cuma 0,41%, Melambat meski Ada Lebaran
Mis Fransiska Dewi
01 April 2026 11:54

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan laju inflasi pada Maret 2026 tercatat 0,41% secara bulanan atau month-to-month (mtm). Angka ini lebih rendah dibanding inflasi Februari yang sebesar 0,68% (mtm).
Padahal, umumnya terjadi laju inflasi tinggi pada momentum Ramadan dan Lebaran yang menggambarkan geliat konsumsi rumah tangga.
Laju inflasi ini lebih rendah dari proyeksi para analis ekonomi. Berdasarkan konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg hingga Selasa (31/3/2026) siang dengan melibatkan 14 ekonom/analis, median proyeksi untuk inflasi Maret adalah 0,56% secara bulanan (month-to-month/mtm).
Berdasarkan data BPS, terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 110,50 pada Februari 2026 menjadi 110,95 pada Maret 2026. Sementara itu, secara tahun kalender atau year-to-date (ytd), terjadi inflasi sebesar 0,94%.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menjelaskan, berdasarkan kelompok pengeluarannya, inflasi bulanan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 1,07% dan memberi andil inflasi 0,32%.




























