Logo Bloomberg Technoz

Impor RI dari Australia & Singapura Melonjak, Belanja Logam Mulia

Mis Fransiska Dewi
01 April 2026 13:28

Ilustrasi logam mulia emas. (Bloomberg)
Ilustrasi logam mulia emas. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai impor dari Australia dan Singapura melonjak sepanjang Januari-Februari 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono membeberkan terjadi lonjakan impor logam mulia dan perhiasan dari dua negara itu awal tahun ini.

“Impor nonmigas dari Australia ini tercatat US$2,07 miliar terutama dari dominasi impor logam mulia dan perhiasan dengan shares 41,84%,” kata Ateng saat konferensi pers, Rabu (1/4/2026).


Menurut laporan BPS, impor logam mulia dan perhiasan/permata dari Australia mencapai US$865,74 juta atau naik 646% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

“Logam mulia dan perhiasan cukup banyak dari Australia bahkan tumbuh 646% secara c-to-c,” kata Ateng.