Lembaga Rating Ubah Outlook Himbara ke Negatif, Ini Kata Perbanas
Pramesti Regita Cindy
28 March 2026 20:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) merespons revisi prospek atau outlook negatif terhadap bank-bank besar di Indonesia, termasuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), oleh lembaga pemeringkat internasional, yakni Moody’s Investor Ratings dan Fitch Ratings.
Office of Chief Economist (OCE) Perbanas Dzulfian Syafrian menegaskan perubahan yang dimaksudkan oleh lembaga rating tersebut tidak mencerminkan kondisi riil yang terjadi pada perbankan. Menurut dia, hal tersebut justru sebagai bentuk sinyal kewaspadaan terhadap potensi risiko ke depan, khususnya terkait arah kebijakan ekonomi nasional.
"Perlu digarisbawahi pula bahwa penurunan outlook ini bukan disebabkan oleh kondisi fundamental perbankan Indonesia, justru berbagai indikator kunci menunjukkan bahwa fondasi kinerja Himbara masih sangat baik," kata Dzulfian ketika dihubungi oleh Bloomberg Technoz, Sabtu (28/2/2026).
Sebab menurutnya secara agregat, fundamental perbankan Indonesia masih sangat kuat. Per Desember 2025, kredit tumbuh >9% yoy, DPK bahkan masih tumbuh double digit >13% secara tahunan (year-on-year/yoy). Selain itu kondisi permodalan diklaim juga masih kuat tercermin dari CAR yg di kisaran 25%, NPL juga rendah hanya 2%, serta kondisi likuiditas tercermin dari LCR atau indicator lainnya juga masih aman.
"Semua indicator ini menunjukkan kinerja baik perbankan dari berbagai aspek: intermediasi, kualitas aset, permodalan, dan likuiditas tetap terjaga," jelasnya.






























