Nilai Ekspor RI Februari 2026 US$22 Miliar, Cuma Naik 1%
Mis Fransiska Dewi
01 April 2026 11:15

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja nilai ekspor Indonesia pada Februari 2026 tercatat mencapai US$22,17 miliar, atau meningkat 1,01% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibanding Februari 2025.
Laporan tersebut berbeda dari perkiraan para ekonom. Konsensus Bloomberg yang melibatkan sejumlah analis/ekonom memperkirakan median proyeksi pertumbuhan ekspor Indonesia pada Februari meningkat 4,08% yoy.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyebutkan nilai ekspor migas tercatat US$1,08 miliar atau turun 4,25%, sedangkan nilai ekspor non-migas naik 1,3% dengan nilai US$21,09 miliar yoy.
"Peningkatan nilai ekspor Februari 2026 yoy itu didorong oleh kenaikan nilai ekspor nonmigas, yaitu pada beberapa komoditas, yakni komoditas terutama lemak dan minyak hewan/nabati naik cukup tinggi 16,19%. Ini memberikan andil terhadap peningkatan total ekspor sebesar 2,17% terhadap peningkatan total ekspor,” ujar Ateng dalam Konferensi Pers Neraca Dagang, Rabu (1/4/2026).
Kemudian, lanjut dia, nikel dan barang daripadanya naik 74,84% dengan andil 1,84%. Ketiga, mesin dan perlengkapan elektrik dan bagiannya naik 28,43% dengan andil 1,21%.





























