Logo Bloomberg Technoz

Impor RI Februari Melonjak 10,8% Jadi US$20 M, Sesuai Proyeksi

Mis Fransiska Dewi
01 April 2026 11:26

Ilustrasi Ekspor Impor (Bloomberg Technoz)
Ilustrasi Ekspor Impor (Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja nilai impor Indonesia pada Februari 2026 tercatat sebesar US$20,89 miliar, atau melonjak 10,85% dibanding Februari pada 2025 (year-on-year/yoy). Angka ini tak berbeda jauh dari konsensus ekonom yang memperkirakan nilai impor Indonesia melonjak 10,64%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono menyebutkan nilai impor migas pada Februari 2026 tercatat US$ 2 miliar atau turun 30,36% (yoy.) Sementara itu, nilai impor nonmigas naik 18,24% dengan nilai US$18,9 miliar.

"Peningkatan impor nonmigas memberi andil 15,47% terhadap peningkatan impor," ujar Ateng dalam konferensi pers, Rabu (1/4/2026).


Dia menjelaskan rinci, menurut penggunaannya, terjadi peningkatan nilai impor pada seluruh golongan penggunaan secara tahunan.

Nilai impor barang konsumsi tercatat naik 19,84%, impor bahan baku penolong naik 4,25%. dan impor barang modal  --sebagai pendorong utama kinerja impor--melonjak 33,68% dengan andil 6,16%.