Logo Bloomberg Technoz

Simak Ramalan Harga Emas di April, Saatnya Jual atau Beli?

Hidayat Setiaji
01 April 2026 07:33

Pekerja memperlihatkan emas batangan yang akan dibuat perhiasan di Cikini, Jakarta, Rabu (22/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja memperlihatkan emas batangan yang akan dibuat perhiasan di Cikini, Jakarta, Rabu (22/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia menutup perdagangan Maret dengan lesatan. Namun sepanjang bulan lalu, harga sang logam mulia jatuh.

Pada Selasa (31/3/2026), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 4.891,3/troy ons. Melambung 3,9% dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak 18 Maret.

Harga emas pun sukses naik tiga hari beruntun. Selama tiga hari tersebut, harga terangkat hampir 12%.


Meski begitu, harga emas belum bisa membukukan penguatan sepanjang perdagangan Maret. Sepanjang bulan lalu, harga emas jatuh sekira 12%. Ini menjadi koreksi bulanan terdalam sejak 2008.

Harga Emas di Pasar Spot (Sumber: Bloomberg)

Perang di Timur Tengah membuat harga emas ‘babak belur’. Konflik Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran meletus sejak akhir Februari dan belum ada  titik temu untuk berdamai.