OECD Revisi Proyeksi Ekonomi RI, Jadi Cuma Tumbuh 4,8% pada 2026
Mis Fransiska Dewi
30 March 2026 13:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dari 5% menjadi 4,8% dan memperkirakan tingkat inflasi utama (head inflation) yang lebih tinggi untuk 2026.
Penyesuaian ini dilakukan seiring meningkatnya eskalasi di kawasan Timur Tengah yang telah menimbulkan kekacauan bagi perekonomian global.
Dalam laporan terbaru OECD Economic Outlook Testing Resilience Maret 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan melambat menjadi 4,8% pada 2026. Begitu juga untuk pertumbuhan pada 2027 yang direvisi turun menjadi 5% dari 5,1%, berdasarkan prakiraan sebelumnya pada Desember 2025.
Proyeksi ekonomi pada 2026 dari OECD tersebut juga lebih rendah dari APBN 2026 yang ditargetkan mencapai 5,4%.
Laporan yang sama juga menyebut bahwa sebenarnya pertumbuhan ekonomi Indonesia, negara Uni Eropa, dan Arab Saudi telah bergerak lebih cepat dari perkiraan sebelumnya pada 2025, didorong kinerja ekspor dan subsidi pemerintah untuk mendukung aktivitas di tingkat konsumen.






























