DPR Soroti Anggaran Perbaikan Rel: Rp 4 T Tidak Cukup
Sultan Ibnu Affan
14 May 2026 16:45

Bloomberg Technoz, Jakarta - Komisi V DPR RI menyoroti kebutuhan anggaran perbaikan dan pembangunan jalur double-double track dan penanganan perlintasan sebidang Kereta Api (KA) yang berada di seluruh Indonesia.
Ketua Komisi V Lasarus mengatakan bantuan anggaran Rp4 triliun yang sebelumnya telah dikucurkan oleh Presiden Prabowo Subianto leway APBN dinilai masih belum cukup untuk menyelesaikan infrastruktur perkeretaapian nasional tersebut.
“Walaupun Presiden sudah bantu Rp 4 triliun kemarin, tentu itu masih jauh lah. Tadi saya dapat informasi dari Kementerian PU di satu titik (perlintasan rel, red) saja masih butuh dana kurang lebih Rp 400 miliar, satu titik saja. Kalau ada 10 titik saja seperti itu, sudah Rp4 triliun. Itu Jabodetabek saja kita belum selesai,” kata Lasarus kepada wartawan di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (13/5/2026).
Politikus PDIP tersebut mengatakan, sebenarnya masih banyak persoalan rel perkeretaapian yang perlu diurai, termasuk pembangunan double track tersebut untuk mengurangi kepadatan jalur kereta api dan menimbulkan potensi kecelakaan lebih besar.
Persoalan itu, kata dia, juga menjadi salah satu sebab terjadinya insiden kecelakaan antara KRL dan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argom Bromo Semeru di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan 16 orang bberala waktu lalu.































