Logo Bloomberg Technoz

Perang Iran Picu Krisis LNG, Dunia Mulai Kembali ke Batu Bara

News
30 March 2026 09:50

An excavator at a working coal mine at sunset. Photographer: Brendon Thorne/Bloomberg
An excavator at a working coal mine at sunset. Photographer: Brendon Thorne/Bloomberg

Rajesh Kumar Singh, Will Wade, dan Eva Brendel - Bloomberg News

Bloomberg, Konflik yang makin mendalam di Teluk Persia telah mengacaukan pasar minyak dan gas (migas). Hal ini mungkin juga telah memberikan dorongan paling signifikan bagi batu bara—bahan bakar fosil paling kotor—dalam beberapa tahun terakhir.

Para negosiator iklim telah berupaya selama beberapa dekade untuk menyingkirkan batu bara dari sejarah.


Tugas itu sudah menantang sebelum bulan lalu, berkat meningkatnya permintaan energi di Asia, fokus yang makin besar pada kemandirian domestik, dan program-program transisi energi yang goyah untuk mengalihkan negara-negara berkembang ke energi yang lebih ramah lingkungan.

Namun, sekarang, krisis pasokan gas alam cair atau liqufied natural gas (LNG) kedua dalam waktu lebih dari empat tahun mendorong negara-negara di Eropa dan Asia untuk kembali menggunakan si batu hitam, yang dianggap sebagai alternatif yang mudah didapat.