Logo Bloomberg Technoz

Di lapangan, dampak serangan mulai terasa. Selain pemadaman listrik di Teheran dan Provinsi Alborz, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyimpulkan bahwa fasilitas produksi air berat Khondab milik Iran mengalami kerusakan parah akibat serangan udara. Salah satu tujuan utama perang ini memang untuk melumpuhkan kapabilitas nuklir Teheran.

Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, memberikan pernyataan pertamanya dalam sepekan terakhir melalui surat kabar Hamshahri. Ia berterima kasih kepada otoritas keagamaan Irak atas dukungan mereka. Namun, putra dari mendiang Ayatollah Ali Khamenei ini belum pernah muncul di publik sejak pengangkatannya di awal perang. Pihak AS mengklaim bahwa Mojtaba kemungkinan mengalami luka parah.

Kelompok Houthi meluncurkan rudal balistik ke Israel pada Sabtu pagi setelah serangan AS-Israel terhadap fasilitas nuklir Iran, termasuk Khondab. Teheran juga menyerang produsen aluminium di Bahrain dan Uni Emirat Arab.

The Washington Post melaporkan Departemen Pertahanan AS tengah mempersiapkan kemungkinan operasi darat selama berminggu-minggu di Iran. Misi tersebut kemungkinan akan berfokus pada pembukaan Selat Hormuz, jalur strategis yang sebelumnya mengalirkan sekitar seperlima minyak dunia melalui laut, namun kini mengalami gangguan besar.

“Pasukan kami menunggu tentara Amerika masuk melalui darat,” kata Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, menurut kantor berita semi-resmi Tasnim.

Selat Hormuz kini menjadi kartu as Teheran. Parlemen Iran sedang menyusun undang-undang yang akan mengubah selat internasional tersebut menjadi jalur di bawah kendali penuh mereka, termasuk pemungutan biaya lintas dan pembentukan dana pembangunan regional, menurut kantor berita semi-resmi Fars News Agency yang mengutip anggota parlemen Alireza Salimi.

"Apa yang sebenarnya dilakukan Iran adalah mengobarkan perang terhadap ekonomi dunia," ujar Daniel Yergin, Wakil Ketua S&P Global kepada Fox News. "Mereka mencoba mengubah jalur air internasional ini menjadi semacam kanal pribadi yang bisa mereka kendalikan dan peras keuntungannya."

Pakistan pada Sabtu menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan Teheran untuk mengizinkan 20 kapalnya melintas, sementara Bahrain melarang kapal nelayan dan rekreasi beroperasi pada malam hari. Arab Saudi juga mengalihkan sebagian ekspor minyak melalui pipa East-West yang kini beroperasi penuh dengan kapasitas 7 juta barel per hari.

Saluran pipa Saudi menjaga agar sebagian minyak Teluk tetap mengalir. (Sumber: Bloomberg)

Keterlibatan Houthi di Yaman juga mempersulit posisi Arab Saudi. Meski Saudi telah mengalihkan sebagian ekspor minyaknya melalui pipa darat ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah, fasilitas tersebut kini berada dalam jangkauan rudal Houthi. Kelompok tersebut menyatakan akan terus melanjutkan operasi hingga serangan AS-Israel terhadap Iran dan kelompok proksi seperti Hizbullah dihentikan.

Dalam indikasi meluasnya konflik, otoritas anti-teror Prancis menyelidiki upaya pengeboman yang digagalkan di dekat kantor pusat Bank of America Corp di Paris yang diduga terkait konflik Timur Tengah.

Serangan terhadap Prince Sultan Air Base di Arab Saudi pada Jumat melukai 15 tentara AS dan merusak pesawat E-3 Sentry milik AS. Pesawat tersebut, bernilai sekitar US$300 juta, dilengkapi radar peringatan dini untuk melacak drone dan rudal.

Satu orang tewas akibat serangan Iran di Tel Aviv, menurut layanan darurat Israel. Invasi Israel ke Lebanon selatan juga berlanjut selama akhir pekan, dengan dua jurnalis tewas pada Sabtu menurut kantor berita pemerintah NNA.

Pada Minggu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer memperluas zona penyangga di Lebanon selatan, dengan menyatakan tekad untuk memulihkan keamanan di wilayah utara dan menghancurkan Hizbullah.

Militer AS menyatakan telah menyerang lebih dari 11.000 target dan menghancurkan lebih dari 150 kapal Iran sejak konflik dimulai. Pasukan Pertahanan Israel juga menyebut telah menyelesaikan gelombang serangan besar terhadap fasilitas produksi dan penyimpanan rudal di Teheran.

Perang ini telah menewaskan lebih dari 4.500 orang, menurut pemerintah dan lembaga non-pemerintah. Sekitar tiga perempat korban tewas berada di Iran, sementara lebih dari 1.200 orang meninggal di Lebanon. Puluhan orang tewas di Israel dan negara Teluk Arab, serta 13 tentara Amerika Serikat dilaporkan gugur.

(bbn)

No more pages