Logo Bloomberg Technoz

6 Langkah Strategis IDAI untuk Atasi KLB Campak di RI

Redaksi
11 March 2026 09:00

Ilustrasi campak (Envato)
Ilustrasi campak (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memberikan enam langkah strategis untuk menekan angka kasus campak yang tengah naik di Indonesia.

Ketua Pengurus Pusat IDAI, Dr. Piprim Basarah Yanuarso, menegaskan bahwa situasi darurat ini memerlukan langkah luar biasa dari seluruh pemangku kepentingan. “Kita harus bertindak cepat untuk melindungi anak-anak Indonesia. Imunisasi adalah hak dasar anak dan kewajiban kita untuk memastikan setiap anak terlindungi,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip, Rabu (11/3/2026).

Menurut data,  hingga minggu ke-7 tahun 2026, tercatat 8.224 kasus suspek, 572 kasus terkonfirmasi, dan 4 kematian. Secara global, Indonesia menempati urutan kedua kasus campak tertinggi di dunia dengan 10.744 kasus, di bawah Yaman dan di atas India berdasarkan data WHO yang dirilis CDC per Februari 2026.


Untuk itu, IDAI merekomendasikan enam langkah strategis yang menekankan tiga titik fokus untuk mengatasi masalah campak. 

Pertama, kejar imunisasi campak rubela bagi anak berusia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun yang belum imunisasi. Kedua, tingkatkan surveilans penyakit campak dan rubella.  Cakupan imunisasi campak rubella dosis kedua (MR2) saat ini hanya mencapai 82,3 persen pada tahun 2024, jauh di bawah target nasional 95 persen, sehingga kekebalan kelompok (herd immunity) belum terbentuk secara optimal. Ketiga, perkuat kapasitas laboratorium diagnostik campak dan rubella.