Logo Bloomberg Technoz

Pertama, Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI menyiagakan personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) di objek vital strategis, pusat perekonomian, bandara, pelabuhan laut maupun sungai, stasiun kereta, terminal bus, hingga kantor perusahaan listrik negara (PLN) dan lain-lain. 

Kedua, Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) melaksanakan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam. Ketiga, Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI memerintahkan Atase Pertahanan Republik Indonesia di negara yang terdampak untuk mendata dan memetakan serta merencanakan evakuasi WNI jika diperlukan. BAIS juga meminta agar Atase Pertahanan Republik Indonesia berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia hingga otoritas terkait sesuai eskalasi di kawasan Timur Tengah. 

Keempat, Kodam Jaya melaksanakan patroli di tempat-tempat objek vital strategis dan kawasan kedutaan besar serta mengantisipasi perkembangan situasi dalam menjaga suasana kondusif di wilayah DKI Jakarta. 

Kelima, satuan intelijen TNI melaksanakan deteksi dan pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan yang memanfaatkan perkembangan situasi di kawasan timur tengah untuk membuat situasi dalam negeri tidak kondusif.

Keenam, seluruh badan pelaksana pusat (Balakpus) TNI melaksanakan siaga di satuan masing-masing. Ketujuh, setiap laporan perkembangan situasi yang terjadi dilaporkan kepada Panglima TNI.

(dov/frg)

No more pages