Logo Bloomberg Technoz

PBOC Lanjutkan Tren Borong Emas 19 Bulan Beruntun

News
07 June 2026 11:00

Gedung People's Bank of China (PBOC) di Beijing. (Dok: Bloomberg)
Gedung People's Bank of China (PBOC) di Beijing. (Dok: Bloomberg)

Jessica Zhou - Bloomberg News

Bloomberg, Bank sentral China melanjutkan aksi borong emas pada bulan Mei. Langkah ini memperpanjang tren penambahan cadangan emas mereka di saat harga logam mulia tersebut sedang berada di bawah tekanan pasar global.

Berdasarkan data resmi yang dirilis pada hari Minggu (7/6), jumlah emas batangan yang disimpan oleh Bank Rakyat China (People’s Bank of China/PBOC) melonjak sebanyak 320.000 troy ons sepanjang bulan lalu. Penambahan terbaru ini memperpanjang rekor pembelian beruntun PBOC menjadi 19 bulan, yang merupakan rekor terpanjang setidaknya sejak tahun 2015, periode di mana PBOC mulai mempublikasikan pembaruan data cadangan emas secara berkala.


Di pasar global, harga emas bergerak melandai sepanjang bulan Mei. Tren ini menandai penurunan bulanan selama tiga bulan berturut-turut setelah harga komoditas ini sempat menyentuh rekor tertinggi pada akhir Januari lalu. Kekhawatiran yang terus berlanjut terkait inflasi serta ekspektasi pasar bahwa suku bunga akan bertahan tinggi dalam jangka waktu lama akibat imbas perang di Timur Tengah, telah menekan daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Kendati demikian, aksi borong yang dilakukan oleh bank-bank sentral global telah menjadi pilar penyangga utama bagi pergerakan harga emas dalam beberapa tahun terakhir. Goldman Sachs Group Inc bulan lalu memproyeksikan bahwa aktivitas pembelian emas oleh bank sentral justru akan semakin intensif. Hal ini dipicu oleh perkembangan geopolitik global yang kemungkinan besar bakal memperkuat dorongan negara-negara dunia untuk melakukan diversifikasi pada cadangan devisa mereka.