Logo Bloomberg Technoz

Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Sebut Program JKN Tak Akan Sempurna

Recha Tiara Dermawan
04 March 2026 16:20

Ilustrasi Kartu BPJS Kesehatan PBI (Diolah)
Ilustrasi Kartu BPJS Kesehatan PBI (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan periode 2026–2031, Prof. Dr. dr. Stevanus Adrianto Passat, menyatakan pelayanan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak akan pernah berada pada kondisi sempurna, meskipun telah memberikan manfaat luas kepada masyarakat.

“Ya, jadi program JKN sudah sangat memberikan banyak manfaat, tapi dibilang akan sempurna tidak akan pernah. Tapi kita akan terus perbaiki-perbaiki dan acara ini mendengar BPJS semuanya itu bagian dari proses untuk perbaikan,” ujarnya saat ditemui di kantor Pusat BPJS, Rabu (4/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan BPJS Tanggap yang diperkenalkan manajemen baru BPJS Kesehatan sebagai forum penghimpunan aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan.


Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, M.M.R.S., menjelaskan BPJS Tanggap merupakan singkatan dari Tangkap Aspirasi Gapai Solusi.

“Jadi pada hari ini kita melaksanakan praktik operasi tanggap, ya. Tangkap Aspirasi Gapai Solusi. Ini adalah suatu awal kita akan menghimpun masukan-masukan dari stakeholder yang akan kita gunakan sebagai bahan untuk pemetaan kebutuhan, kemudian untuk melakukan evaluasi program, dan mengusung kebijakan dan program ke depan,” ujarnya.