Logo Bloomberg Technoz

Dolar Terpangkas, Rupiah Dapat Ruang Bernapas

Tim Riset Bloomberg Technoz
03 March 2026 09:24

Warga menukarkan uang dolar AS ke rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga menukarkan uang dolar AS ke rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mendapat sedikit ruang penguatan di tengah volatilitas global yang masih didominasi sentimen hati-hati. 

Pada perdagangan spot Selasa (3/3/2026), rupiah dibuka melemah 0,03% di level Rp16.866/US$, lalu tak berselang lama kembali menguat terbatas 0,02% ke posisi Rp16.858/US$. 

Setelah sempat menguat 0,17%, indeks dolar AS kini hanya naik tipis 0,08% ke 98,45. Pelemahan ini memberi ruang bernapas bagi mata uang di Asia, meski belum cukup untuk penguatan yang lebih solid. 


Yuan China menjadi penopang utama kawasan dengan penguatan 0,4%, disusul yuan offshore 0,35%, dolar Singapura juga menguat 0,2%. Yen Jepang juga terapresiasi tipis 0,05%.

Sebaliknya, won Korea Selatan tertekan paling dalam dan tergerus 1,78%, disusul dolar Taiwan 0,22%, dan peso Filipina dengan penyusutan 0,10%. 

Pergerakan mata uang Asia dalam pembukaan pasar spot waktu Indonesia pada Selasa (3/3/2026). (Bloomberg)